Selasa, 09 Juli 2013

Bakar Mobil Pasir Besi ?

Mobil Dibakar, Bakar Mobil, Bakar Ikan, Bakar Kemenyan, Bakar Orang, CCTV, Contoh CCTV, Gambar CCTV, Pasang CCTV Murah, Pasang CCTV Murah Terpercaya, Pasang CCTV Murah Tasikmalaya, Pasang CCTV Murah Ciamis, Pasang CCTV Murah Banjar, Pasang CCTV Murah Singaparna, Pasang CCTV Murah Garut, Pasang CCTV Murah Pangandaran, Pasang CCTV Murah Karawang, Pasang CCTV Murah Subang, Pasang CCTV Murah Cianjur, Pasang CCTV Murah Sukabumi, Pasang CCTV Murah Cirebon, Pasang CCTV Murah Indramayu, Pasang CCTV Murah Bogor, Pasang CCTV Murah Bandung, Pasang CCTV Murah Jakarta, Pasang CCTV Murah Bekasi, Pasang CCTV Murah, CCTV Bandung, CCTV Garut, CCTV Tasik, CCTV Banjar,  CCTV Sukabumi, CCTV Indramayu, CCTV Cirebon, CCTV Pangandaran, CCTV Majalengka, CCTV Kuningan, CCTV Sumedang, CCTV Purwakarta, CCTV Karawang, CCTV Cikampek, CCTV Pamanukan, CCTV High Resolusi, CCTV Dome, Dome CCTV, CCTV Infrared, CCTV 700 TVL, CCTV 600 TVL, CCTV 540 TVL, CCTV Murah, CCTV Jakarta, CCTV Tangerang

" Warga Marah karena Oknum Brimob Arogan
"
TASIK – Ratusan warga Desa Cidadap, Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya mengamuk di lokasi tambang pasir besi milik PT Nusambada di Kampung Citoe, Desa Cidadap, Jumat (10/2) sore. Dalam insiden tersebut, satu unit mobil boks digulingkan lalu dibakar massa. Warga juga merusak bangunan pabrik.
Otoh, tokoh pemuda Cidadap mengatakan 150 warga Desa Cidadap dari Kampung Panglayungan, Cibeureum dan Jodang mendatangi pabrik pasir besi sekitar pukul 14.30. Warga langsung menyerbu pabrik dan menggulingkan mobil boks yang diparkir di dalam pabrik. Tak lama kemudian amarah mereka yang memuncak diekspresikan dengan membakar mobil tersebut dan disusul perusakan bangunan pabrik.
“Penyebabnya aparat Brimob arogan. Padahal setahu kami tambangnya juga ilegal, dan nambangnya juga di harim laut,” duganya.
Sebetulnya, jelas Otoh, ada sebuah peristiwa yang memicu amarah warga. Peristiwa pemicu itu terjadi Kamis (9/2) pukul 23.30. Saat itu, ada sebuah mobil boks yang lewat di sekitar jalan pertigaan Cidadap menuju ke arah timur, tepatnya ke arah Kecamatan Cikalong. Di pinggir jalan, kebetulan sekelompok pemuda nongkrong. Nah, beberapa anak muda menghentikan mobil tersebut, karena mereka merasa sudah mengenal pengendaranya.
“Mereka bilang, “bagi-bagi euy” Mobil langsung berhenti. Eh tiba-tiba pintu mobil langsung dibuka dan turun salah seorang aparat Brimob, dan langsung menodongkan senjata ke arah perut. Nah ini yang bikin anak-anak muda merasa tidak enak (tidak terima),” jelasnya.
Kejadian itu kemudian memicu amarah warga, khususnya kalangan anak muda Cidadap. Esok harinya, mereka kemudian membakar mobil. “Ini karena arogansi pihak keamanan. Karenanya warga meminta agar aparat yang masih ada mohon ditarik secepatnya. Dan tidak boleh ada pihak perusahaan. Padahal di sini lebih aman menggunakan pam swakarsa atau tenaga masyarakat. Kami yakin ini akan sama persis seperti kasus kerusuhan di Bima. Dan kami sesalkan pihak aparat keamanan ada di pihak perusahaan, bukan di warga bukan,” katanya.
Hal serupa dijelaskan Ahrudin, sekdes Cidadap. Prilaku arogan aparat Brimob ini kata dia memang selama ini sering terlihat. Selama ini katanya mereka tak jarang menodong-nodongkan senjata kepada warga.
“Semalam anak-anak (muda) mencegat mobil itu karena merasa sudah kenal mereka minta rebu-rebu (uang recehan ribuan, red), karena menyangkanya mobil Pak Iyan yang memang sudah kenal,” katanya.
Sementara senjata yang ditodongkan, kata dia, bukan jenis pistol, tetapi senjata laras panjang yang biasa dibawa aparat Brimob.
Kemarahan warga jelasnya memang karena mereka merasa tidak terima dengan tindakan tersebut. “Untungnya waktu kejadian, pelakunya (oknum anggota Brimob) tersebut langsung kabur. Kalau masih ada tak tahu bagaimana,” katanya.
Tak lama setelah kejadian, berbagai aparat baik Polsek dan Koramil dari Cikalong, Karangnunggal dan Cipatujah dan satuan Polair Polres Tasikmalaya terjun ke lokasi.
“Tadinya mau bakar bekhoe juga tetapi untungnya bisa dicegah. Tak lama setelah pembakaran mobil, warga langsung pulang lagi,” katanya.
Saat ini jelas Ahrudin, keinginan warga hanya satu yakni agar satuan Brimob langsung dicabut dari lokasi tersebut. Karena katanya, pada dasarnya mereka itu adalah pengayom masyarakat, tetapi faktanya malah ditugaskan oleh pihak perusahaan untuk menakut-nakuti masyarakat.
(uym radar)
Terima kasih atas review content kami yang berjudul: Bakar Mobil Pasir Besi ?
Content ini memiliki rating: 100% Top Content dari 14630 ratings + 13810 pengunjung merekomendasikan ini.
Dipublikasikan: Oleh ERNESIA

Terimakasih atas kunjungan anda dan kami tunggu orderannya.

Kategori Yang Sama :

Unduh App kami

ERNESIA CCTV

Hunting 07:00 s/d 17:00


ernesia
CCTV Tasik | CCTV Ciamis | CCTV Garut | CCTV Singaparna | CCTV Banjar | CCTV Pangandaran | CCTV Purwakarta | CCTV Subang | CCTV Sukabumi | CCTV Sumedang | CCTV Majalengka | CCTV Kuningan | CCTV Karawang | CCTV Indramayu | CCTV Cirebon | CCTV Cianjur | CCTV Depok | CCTV Cimahi | CCTV Bogor | CCTV Bekasi| CCTV Tangerang | CCTV Jogjakarta | CCTV Malang | CCTV Semarang | CCTV Cilacap | CCTV Surabaya | CCTV Medan | CCTV Padang | CCTV Pekanbaru | CCTV Jambi | CCTV Palembang | CCTV Bengkulu | CCTV Bandar Lampung | CCTV Pangkal Pinang | CCTV Tanjung Pinang | CCTV Jogjakarta | CCTV Serang | CCTV Denpasar | CCTV Kupang | CCTV Mataram | CCTV Pontianak | CCTV Palangkaraya | CCTV Banjarmasin | CCTV Samarinda | CCTV Tanjungselor | CCTV Manado | CCTV Palu | CCTV Makasar | CCTV Kendari | CCTV Mamuju | CCTV Gorontalo | CCTV Ambon | CCTV Sofifi | CCTV Jayapura | CCTV Manokwari | CCTV Tasikmalaya | CCTV Bandung | CCTV Bogor | CCTV Jakarta

Website Owner : Eris Marketers

Thanks for Google, and this is Our Partner: Jasacctv.org | Agencctv.co.id | Vendorcctv.com

We Make Into Candidate a Google

Copyright © 2013 CV. ERNESIA | CCTVTASIKMALAYA.COM ALL RIGHT RESERVED

Live Support